Tenang
Hai, apa kabar?
Semoga kalian selalu diberikan kesehatan.
Alhamdulillah, keadaanku jauh lebih baik dari sebelumnya. Aku juga berusaha untuk menghindari pertemuan kalo nggak penting-penting amat. Dan, rasanya saat ini kayak pertama kali virus ini muncul. Banyak daerah di dekat rumahku yang lockdown lagi. Parahnya masih ada yang apatis sama protokol kesehatan. Yah, itu emang nggak bisa kita kontrol sih. Meksipun letih bolak-balik cuci tangan tapi harus tetap dilakuin. Bukan cuma buat diri sendiri tapi orang sekitar. Semoga bumi segera membaik!
Udah beberapa hari aku nggak nulis di blog. Banyak banget hal yang aku pikirin. Tapi nggak sampe overthinking sampe tengah malem sih. Aku tidur lebih awal dan mencoba untuk bahagia. Jiah, bahagia. Alhamdulillah, aku bahagia.
Orang-orang sekitarku bilang kalau aku kurusan. Aku juga nggak tau kenapa bisa kurusan padahal aku makan lumayan banyak. Apa karena banyak pikiran itu tadi, ya? Jadi berat badanku terus turun. Semoga nggak ada apa-apa sih, ya.
Anyway, aku berusaha untuk nggak ketergantungan sama sosial media. Barusan banget aku deactive Instagram (akun pribadi) lagi, alasannya karena aku nggak mau terlalu banyak buang waktu di Instagram tersebut. Yah, aku ada sih satu akun yang fungsinya cuma buat follow yang aku suka. Dan, aku nggak follow orang real life di akun tersebut. Alesannya karena nggak nyaman aja.
Kadang buka Instagram karena cuma pengen liat postingan temen terdekat aja. Paling juga ngeliat story si ekhem tapi si ekhem juga lagi deact. Jadi, yaudah lebih baik istirahat dulu dari sosial media kayak Instagram hehe.
Entah kenapa aku nggak nyaman kalo terlalu sering lihat Instagram. Apa karena terlalu banyak followers, ya? Kalau dibilang banyak juga nggak terlalu, followers-ku rata-rata anak muridku juga. Kadang lagi males aja main Instagram suka bingung mau ngapain gitu karena hidupku biasa-biasa aja. Mau nge-share, ya, share apaan yak? Liburan aja jarang haha. Lebih sering di rumah momong keponakan sama bersih-bersih rumah. Lagian di rumah juga bisa ngapain aja. Sekarang sih kalau punya waktu luang lebih suka nonton drama Turki. Itupun kalau pengen.
Anyway, tulisan ini udah ngalor-ngidul banget. Haha. Biarin lah, ya. Aku juga lagi pengen bahas yang ringan-ringan aja. Meskipun di otak aku udah pengen publish cerpen tapi tahan dulu, deh.
Ngomong-ngomong kalian ngerasa nggak sih semakin hari semakin males nge-share tentang kehidupan real life di sosial media? Aku kok ngerasa gitu, ya. Rasanya mau share aja males banget. Kayak pengen hidup tenang aja. Bahkan posting selfie aja malesnya banget. Dulu, aku suka banget share selfie tapi sekarang rada takut. Terus kalau misalkan aku pergi ke suatu tempat gitu aku rada males nge-share dan pasang lokasi di mana aku berada karena takut diculik. Bukan lebay, sih. Cuma takut aja. Lebih menjaga diri. Dan, menurutku nggak semua hal harus dipublikasi. Semua tergantung pribadi masing-masing sih, nyaman dan bahagianya kayak gimana.
Nggak tau nih, semakin ke sini lebih suka sharing tentang musik favorit sama idol favoritku aja. Kadang paling share gambar anime gitu. Haha. Gatau aku juga kenapa bisa begini. Apa mungkin ini adalah diriku yang sebenarnya? Sejujurnya, aku suka ketika orang nggak tau tentang kehidupan asliku karena aku juga nggak perlu membuktikan apapun sama orang lain. Dan, orang lain nggak harus setuju dengan statment ini pun nggak masalah. Balik lagi ke hal yang tadi; nyaman dan bahagianya masing-masing aja gimana.
Menurutku ada pentingnya juga sih menjaga diri untuk nggak terlalu sharing di sosial media karena, ya, waktu kita bisa habis kalau terlalu sering main sosial media sementara di real life aja kadang udah ribet. Di saat-saat seperti ini yang dibutuhkan cuma ketenangan sih.
Ya, ketenangan. Ketenangan batin.
[]
Komentar
Posting Komentar