Tentang Tokoh Bernama "Awan"

Hai, apa kabar kalian? Saya harap kalian selalu sehat! Hari ini Sabtu dan saya masih berkerja. Side job sih, baru seminggu saya melakukan side job tersebut. Saya bersyukur masih punya penghasilan tambahan di tengah kehidupan yang seperti ini. Yang paling penting saya jadi bertemu orang baru saat melakukan side job ini. 

Hmm, skip dulu deh soal kerjaan. Kali ini saya mau cerita nih, belum lama ini saya nyoba buat posting short story di Instagram. Di dalam cerita tersebut ada tokoh bernama Awan. Awan merupakan seorang lelaki yang disukai oleh Kalila (tokoh perempuan di cerita tersebut). Jadi, Kalila ini menyukai sosok Awan namun Awan tidak demikian.

Di sini saya mau ngejelasin kenapa harus memakai nama Awan? Emangnya nggak ada apa nama yang lebih kekinian? Kayak Richard, Kevin, Stefan, atau bahkan Reynald. Sebetulnya Awan terinspirasi dari salah satu benda langit. Ya, pasti kalian paham benda langit bernama awan yang berupa gumpalan beraneka bentuk. Sangking indahnya, gak bisa ngebayangin kalo langit itu tak berawan. Pasti rasanya hampa banget.

Bagi saya, Awan melambangkan keindahan. Dia seindah awan di langit luas yang letaknya jauh dan susah digapai. Namun awan bisa dinikmati keindahannya. Sama seperti tokoh Awan dalam cerita saya. Bagi Kalila, Awan itu indah dan dia begitu istimewa namun keindahannya hanya bisa dilihat saja tanpa bisa dimiliki. Kira-kira begitulah tokoh Awan bisa tercipta.

Cerita tentang sosok Awan memang based on true story. Tokohnya terinspirasi dari seseorang yang saya kenal di dunia nyata. Namun namanya saya ganti karena saya tidak bisa menuliskan nama aslinya di dalam tulisan saya. Alasannya, ya, saya lebih nyaman menulis nama Awan dibandingkan nama asli beliau. Intinya saya terinspirasi juga dari dia.

By the way, setiap saya posting tulisan sebenarnya saya tidak mengharapkan berapa jumlah likers dalam postingan saya karena saya menulis itu berdasarkan keinginan saya. Saya cuma ingin meluapkan isi pikiran dan hati yang penuh lewat tulisan. Kalau orang lain bisa mengambil makna dari apa yang saya tulis, ya, saya ikut senang. Di sisi lain, saya menulis karena saya ingin menepis stigma bahwa "membaca merupakan kegiatan yang membosankan", maka itu saat ini saya ingin menulis supaya orang-orang di sekitar saya suka membaca.

Untuk tokoh bernama Awan, terimakasih sudah memberikan apresiasi terhadap apa yang saya tulis. Walaupun hanya sekadar like di postingan. Sebetulnya saya tidak mengharapkan hal itu, tapi saya merasa lega kalau tokoh Awan ini tahu kalau dirinya abadi di dalam tulisan. Semoga seiring berjalannya waktu saya bisa menulis lebih banyak tentang sosok Awan ini.

Selamat weekend, ya. Jangan lupa jaga kesehatan dan teruslah berbuat kebaikan! 💚

Komentar

Postingan Populer